(13/04/2015) Rektor Universitas Negeri Semarang mengadakan Guest Lecture with Prof. Pasi Halmahari from Haaga
Helia University of Applied Sciences Helsinki, Finlandia. Kegiatan ini dimaksudkan untuk perwakilan mahasiswa dari oraganisasi seperti; BEM KM, BEM Fakultas, HIMA maupun UKM. It's a nice opportunity, guys.(y)
Gambar: Sumber pribadi, doc. Dede Ardi Saputra
1. From Teacher to Facilitator of Learning
Dalam hal belajar mengajar tidak ada seorang guru kepada siswa, yang ada hanyalah seorang yang menfasilitasi nya dalam belajar. Bukan hanya siswa yang dapat belajar kepada guru, namun guru juga sebenarnya belajar kepada siswa. Bagaimana belajar sabar, mengerti akan keadaan siswa yang berbeda, dll.
2. From Independent expert to bridge burder and development oriented networker.
Seorang pendidik bukanlah ahli independen namun pendidik ialah yang mampu menjembatani keterbatasan dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Orientasi pendidik bukanlah pada pribadinya semata akan tetapi berorientasi pada bagaimana setiap anak didiknya dapat maju sesuai dengan ilmu pengetahuan yang mereka miliki.
3. From Teacher Ied pedagogy to supervision and supported of learning. -Helping student to help themselves
Menjadi seorang pendidik bukanlah menggurui dalam hal pendidikan kepada anak tetapi memberikan supervisi dan mendukung kegiatan pembelajaran. Sejatinya, mendidik merupakan membantu siswa untuk membantu dirinya sendiri.
4. From working individually to working in teams. -Competences in curiculum
Hubungannya dengan pendidikan, kita tidak dapat berdiri sendiri. Mungkin benar, Anda pandai dan ahli dalam bidangnya masing-masing. Namun kita tidak akan bisa lepas dari yang namanya kerja tim untuk mewujudkan tujuan pendidikan di Indonesia. Oleh karena itu kita wajib mengikuti dan menjalankan kurikulum yang telah dibuat dan disepakati bersama.
5. From working only in schools to becoming broker conveying changes between working life and education.
Menjadi seorang pendidik bukan hanya ketika mengajar di sekolah namun jadilah pendidik dimanapun dan kapanpun kita berada. Mungkin sulit, namun ketika Anda dapat melakukan perubahan-perubahan dalam diri Anda pribadi dan anak didik, bisa dikatakan Anda merupakan pendidik sejati.
Demikian kira-kira pemahaman yang saya dapat sampaikan dari cuplikan diatas, semoga bermanfaat.
Apabila ada kesalahan saya mohon maaf karena itu merupakan keterbatasan saya, kemarin penjelasannya menggunakan bahasa inggris semua. :D
Apabila ada kesalahan saya mohon maaf karena itu merupakan keterbatasan saya, kemarin penjelasannya menggunakan bahasa inggris semua. :D
NB: Jika merasa bermanfaat, boleh teman-teman bagikan diakun media sosial maupun diaplikasikan didalam kehidupan sehari-hari.

Komentar
Posting Komentar